​Arti Logo Matahari & Bulan Yang Menjadi Ciri Khas Rossi

Arti Logo Matahari & Bulan Yang Menjadi Ciri Khas Rossi

– Jika anda adalah penggemar olahraga balap MotoGP anda pasti tidak asing dengan sosok legenda balap valentino rossi yang selalu mengusung logo matahari dan bulan di wearpack dan motor tunggangannya.

– Tapi apakah anda tahu apa arti dari logo itu? Mengapa ia memilih Matahari dan bulan sebagai iconnya. Matahari dan bulan di terminologikan sebagai Yin & Yang, dua sisi yang sangat berlawanan tapi mustahil untuk dipisahkan, perputaran waktu pun diikuti oleh silih bergantinya kedua sisi tersebut. Jika tidak ada satu saja dari keduanya, maka waktu tidak lah disebut berputar alias berhenti. Konsep Yin dan Yang dalam terminologi filsafat China sudah terkenal sejak lama, Yin dan Yang adalah dua sisi yang sebaiknya tidak dipisahkan, karena Yin dan Yang saling melengkapi sehingga terjadi keseimbangan antara keduanya. Bulan sebagai unsur ‘Yin’ mewakili tempat hitam atau gelap, oleh valentine rossi di ibaratkan sebagai: Iblis, nafsu, gelap, kesedihan, keserakahan. Sementara matahari sebagai unsur ‘Yang’ itu mewakili tempat putih atau cahaya/ penerangan, oleh rossi di ibaratkan sebagai: Malaikat, penolong, kegembiraan, kejantanan, menjurus ke atas dan mewakili siang.

– Inilah hebatnya Valentino Rossi dalam memilih konsep Yin dan Yang untuk dilekatkan dalam dirinya. Rossi memilih Matahari dan Bulan sebagai trade mark baju dan helm-nya, matahari memancarkan terang & bulan tidak memancarkan cahaya sehingga sangat gelap, bulan terlihat bercahaya itu karena pantulan dari cahaya matahari, dan tanpa bulan malam akan jadi sangat gelap (boleh di cek dimanapun juga, bulan tidak menghasilkan cahaya, tapi hanya memantulkan cahaya matahari). Artinya walau matahari yang di analogikan sebagai malaikat bisa menerangi bulan yang di analogikan sebagai iblis, dan tidak berlaku sebaliknya, bulan yang di analogikan sebagai kegelapan atau iblis bisa terklahkan jika matahari tetap bersinar sehingga bulan bisa memantulkan cahaya dan membantu menerangi dari kegelapan.

– Masih ingat, saat valentino rossi dan casey stoner duel head to head di Indianapolis tahun 2008? Saat itu casey dengan gelar juara dunia pertamanya sangat kuat di lintasan, valentine rossi mengakui kehebatan casey stoner melajukan desmosedici GP08nya, tapi rossi yang di akibatkan oleh ‘’sisi bulan (kegelapan)’’ tetap bernafsu ingin menang, hukumnya haram jika harus kalah oleh rival hebatnya itu, tapi dengan ‘’penerangan matahari’’ dia berjuang mati-matian untuk tetap bersabar dan tetap menguntit di belakang casey tanpa berani menyalip karena kondisi tak memungkinkan, hingga tinggal beberapa lap terakhir rossi akhirnya melibas casey stoner dengan cara yang kejam, rossi memotong jalur stoner di tikungan tajam hingga rossi turun di gravel dan ia berhasil merebut posisi stoner, kedatangan rossi secara mendadak itu telah manjatuhkan mental stoner, stoner kembali mengejar tapi dengan nafsu yang berlebihan stoner justru terjatuh dengan sendirinya di dua tikungan berikutnya setelah posisinya di rebut oleh rossi.


– Kemudian masih di tahun yang sama, masih ingatkah anda saat Rossi pakai logo hitam iblis bertanduk di lengan kiri saat race San Marino? Sementara di lengan kanan bergambar putih malaikat, saat itu Rossi dan Stoner duel meperebutkan posisi tempat ke dua dan akhirnya stoner yang masih jadi saingan terkuat juga bernasib sama saat race indiananpolis, ia terjatuh dan posisi di ambil alih rossi. Saat itu rossi yang berhasil menempati posisi dua melajukan Yamaha YZR-M1 terpaut jarak yang cukup jauh di belakang Lorenzo, tapi ia tetap bernafsu untuk menang (disuruh iblis), tetapi setelah berpikir (dia diingatkan malaikat kanan/ matahari), Rossi memutuskan membalap dan bermain dengan aman dan jarak dengan Lorenzo makin dekat dan pada akhir race rossi berhasil memenangkan balapan dan berhak mendapat 25 point di atas Lorenzo.- Dan sejak tahun 2009, Logo iblis dan malaikat dijiplak oleh Lorenzo sampai sekarang hanya penempatannya dibalik, iblis di sebelah kanan dan malaikat di tempatkan sebelah kiri. (ada yang protes kalo konsep ‘Yin’ dan ‘Yang’ yang di pakai Lorenzo adalah hasil jiplakan dari Rossi????) Itu hanya salah satu contoh nyata bahwa apa yang rossi putuskan di lintasan itu tidak terlepas dari pertempuran iblis dan malaikat yang selalu menyelimuti rossi, tergantung mana yang lebih kuat. Jika mengikuti iblis mungkin nafsu bisa menggagalkan semua rencana, tapi jika mengikuti malaikat mungkin dia bisa finish walaupun tidak mendapat poin penuh, berapapun poin yang di raih itu lebih penting daripada pulang tanpa poin, maka dari itu rossi selalu akan bermain aman jika kondisi tak memungkinkan, tapi jika feeling sedang oke start dari posisi berapapun dia akan menaklukkan semua lawannya tanpa ampun. Rossi bisa dijadikan contoh sebagai manusia yang bisa selalu bangkit dari keterpurukan, selalu bisa menaklukkan rasa malu dan gengsi. Apakah anda masih ingat:

– Saat tangan valentino rossi cidera parah dan diperban, tetapi ngotot ikut balap di race circuit Valencia tahun 2007 start dari posisi 17 ia berhasil merangsek ke posisi 4 walaupun kemudian dia berhenti di lap 19 karena tidak kuat menahan rasa sakit dan pulang tanpa poin.

– Setiap Rossi jatuh, kalau motor tidak rusak atau mati dijamin Rossi akan meneruskan balapan, mau cuma finish diurutan buncit, gak dapat poin, tetap lanjut terus.

– Sewaktu jatuh di Jerez 2011, dalam hitungan detik Rossi memutuskan untuk mempertahankan tangan kirinya menekan tuas kopling agar mesin tidak mati, padahal ada resiko mesin menyala dengan sedikit oli akan merusak mesin. di lain sisi Rossi bisa menambah sakit bahu kanannya karena dia berusaha bangkit dengan satu tangan kanan. Ini adalah semangat pejuang, mengambil segala resiko agar tetap bisa lanjut & finish berapapun, patut ditiru dalam kehidupan sehari-hari agar fansnya tidak gampang menyerah dalam kondisi apapun, tak perlu gengsi dan malu dalam meraih sesuatu yang baik. Tanpa mereduksi calon-calon musuh dalam selimut yang cuma bisa nyontek data & nyusahin (seperti kabut- kabut tebal dan awan hitam), mustahil “bulan” Rossi bisa bersinar seperti sekarang, menerangi ‘’malam’’ yang cerah.

– Rossi sejak 125cc 1996 s/d juara dunia 500cc 2001, 1000cc 2002-2007, 800cc 2008-2010 selalu menjadi pembalap tunggal, tidak mau direcoki oleh pembalap lain yang hanya bisa mengambil datanya tanpa kerja keras.

– Tahun 2003, Rossi sangat kecewa saat Honda mengambil musuh besarnya Biaggi untuk bergabung ke Honda Camel, ditambah masuknya Hayden si anak emas Honda Repsol, karena Honda pingin merambah pasar Amerika Serikat. Rossi melihat sebagai ancaman, karena datang sebagai juara AMA.

– Tahun 2006, Rossi menolak Stoner gabung di Yamaha 2007 karena Stoner adalah musuh besarnya (di lintasan), dan khawatir Jeremy Burgess memihak Casey.

– Tahun 2007,Rossi menolak Lorenzo sebagai calon partner di team Yamaha 2008, walaupun akhinya di terima Yamaha dengan syarat harus beda paddock, boleh satu pit lane tapi rossi meminta ada sekat antar paddock.


– Tahun 2009, Rossi menolak Pedrosa sebagai calon partner di Yamaha tahun 2010 sebagai ganti Lorenzo yang juga mengancam hengkang dari Yamaha jika tetap mepertahankan Rossi. Rossi selalu membunuh mental siapapun yang “dirasa” mengancam eksistensi dia menjadi Legenda terhebat.- Tahun 2011 dia lebih memilih melabuhkan dirinya ke Ducati karena ia merasa pembalapnya memiliki talenta tidak melebihi dirinya. Lihat Yamaha 2004-2010, siapa yang selalu menjadi pembalap unggulan??? Rossi hanya bersedia memberikan motor untuk pembalap-pembalap yang “Rossi tahu” skilnya lebih buruk dari dia, akan tetapi pembalap-pembalap kelas dua tersebut akan berubah “seperti” pembalap- pembalap kelas satu yang mengganggu team motor lain. Jadi tanpa alasan- alasan di atas, maka belum tentu Rossi bisa menjadi legenda seperti sekarang. Rossi pernah menegaskan, ‘’Kalau mau hebat ya berani pindah ke motor yang lebih jelek dong, Jangan ngandalin settingan Jeremmy Burgess dan Rossi, masih ada Suzuki dan BMW yang belum kompetitif’’

– Akhir2 ini hampir semua tokoh-tokoh jagoan MotoGP menyingkirkan Rossi dari champion, mungkin hanya fans Ducati Jeremy burges dan rossi yang tinggal sisa 15% rela di bilang bodoh dan menjadi lain dari orang normal (fans sakit mental ), orang normal biasanya jagoin Stoner raja baru motoGP dari Honda atau Lorenzo yang terkenal tidak mudah menyerah. Ngapain jagoin pak tua Jeremy Burges dan Rossi, yang bahkan dari seluruh dunia menganggap rossi sudah ada di “LEMBAH KARIR”, tapi buktinya Rossi bisa 9kali juara dunia. Stoner? Lorenzo? Hayden? Pedrosa? Semua belum bisa di sejajarkan dengan The Doctor.

Based on : grup wa rossifumi banyumas

Instagram : biker_mendowan

Facebook : biker mendowan

Email : bikermendowan@gmail.com


2 Comments

  1. Bulan itu memancarkan sinarnya sendiri Om..
    Terbukti bahwa cahaya bulan itu mendinginkan, klo “memantulkan” cahaya matahari seharusnya “menghangatkan”..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*