Nyolong HP dijual di fb, dipancing polisi : kena deh!

Jual Hp Curian di Facebook, Polisi samar Pembeli Lalu Menggerebeknya

 PURBALINGGA – Polsek Bukateja Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus pembobolan konter telepon genggam di wilayah Desa/Kecamatan Bukateja. Dua pelakunya berhasil diamankan setelah polisi menyamar sebagai pembeli telepon genggam curian yang ditawarkan melalui media sosial facebook.
Kapolsek Bukateja AKP Agus Triyono saat memberikan konfirmasi, Minggu (6/5/2018) mengatakan bahwa pelaku yang diamankan yaitu AP (16) dan SU (17) keduanya warga Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja. Sedangkan korban pencurian yaitu Oktavianto (30) pemilik Aim Cell warga Perumahan Samudra Kencana, Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja.
Aksi pencurian di konter telepon genggam A’im Cell milik korban terjadi pada 15 April 2018 yang lalu. Modusnya, pelaku terlebih dahulu melakukan survei lokasi calon korban. Selanjutnya pelaku datang pada malam harinya dan kemudian melakukan aksi membobol konter tersebut.
“Saat beraksi tersangka melepas paku asbes menggunakan martil yang sudah dibawa dan menggeser posisi asbes serta merusak plafon sehingga bisa masuk ke dalam konter. Setelah berhasil masuk kemudian mengambil barang yang ada di dalamnya,” jelas kapolsek.
Korban yang saat itu akan membuka toko kaget mendapati kondisi dalam konter berantakan. Ketika dicek, sejumlah barang jualannya hilang. Dia lalu lapor ke polisi dengan kerugian barang hilang mencapai Rp 2,5 juta lebih.
Unit Reskrim Polsek Bukateja yang menyelidiki kasus ini menemukan titik terang setelah melakukan pengamatan di postingan Facebook. Anggota mendapati postingan seseorang yang akan menjual ponsel dengan ciri-ciri identik milik korban yang hilang dan pernah disebutkan.
“Anggota kemudian memancing pemilik akun penjual ponsel itu dengan berpura-pura sebagai pembeli. Setelah disepakati bertransaksi di depan SMK Negeri 1 Bukateja pada Sabtu (5/5/2018) dini hari, pelaku kita amankan,” kata kapolsek.
Saat transaksi itulah, kami amankan dua pelaku berikut barang buktinya. Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka mengakui jika ponsel yang akan dijual adalah hasil curian di konter A’im Cell. Dari pelaku diamankan barang bukti berupa sebuah ponsel dan kardusnya, sebuah carger, dua buah headset, dua botol parfum, sebuah tas pinggang dan sebuah martil.
“Karena kedua tersangka masih di bawah umur, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan dan Balai Permasyarakatan (Bapas) untuk penanganan lebih lanjut. Hal ini sesuai dengan prosedur penanganan tindak pidana yang dilakukan oleh anak dibawah umur,” pungkas kapolsek. (tribunjateng/humas polres purbalingga)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*